test

Senin, 22 November 2010

NATA DE COCO


NATA DE COCO

1. TUJUAN PRAKTIKUM
Diharapkan agar mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan nata de coco dan dapat mengaplikasikannya.

2. PERINCIAN KERJA
-          Memasak air kelapa
-          Fermentasi air kelapa

3. ALAT DAN BAHAN
     a. Alat
-          Talang plastik
-          Panci
-          Pengaduk
-          Gelas ukur
-          Neraca
-          Talenan
-          Saringan
-          pH meter
-          Gelas kimia
-          Spatula

b. Bahan
-          Air kelapa
-          Gula pasir
-          Asam asetat glasial
-          Kultur mueni Acetobacter xylinum atau bibit cair siap pakai
-          Pupuk ZA

4. DASAR TEORI
Nata de coco adalah sejenis makanan penyegar atau pencuci mulut (food desert) yang telah lama populer di Filipina. Jenis makanan ini dapat dipakai sebagai bahan pengisi es krim, yoghurt, pencampur “fruit coctail” dan sebgainya. Nata de coco juga dapat digolongkan pada “dietary fiber” yang memberikan andil cukup berarti dalam kelangsungan proses fisiologi secara normal.
Sebenarnya nata de coco adalah “bacterial cellulosa” atau selulosa sintesis yaitu hasil sintesis dari gula oleh bakteri Acetobacter xylinum membentuk nata. Acetobacter xylinum adalah bakteri asam asetat, bersifat aerob, gram negatif, berbentuk batang pendek. Dalam media cair Acetobacter xylinum membentuk suatu lapisan atau massa yang dapat mencapai ketebalan beberapa centimeter. Bakteri ini sendiri terperangkap dalam masa fibiler yang dibuatnya. Untuk mendapatkan massa yang kokoh dan kenyal, tebal, putih dan tembus pandang, maka dalam pembuatannya perlu diperhatikan suhu inkubasi, komposisi, dan pH medium.
Air kelapa merupakan suatu media yang baik untuk pertumbuhan bakteri, karena mengandung bahan-bahan seperti gula, senyawa nitrogen, vitamin dan mineral. Suhu media yang baik sekitar 28 – 30 0C, lamanya inkubasi 12-15 hari. Selama pemeraman bakteri Acetobacter xylinum memanfaatkan gula sebagai sumber energi. Sebagian gula disintesis menjadi selulosa atau nata de coco seperti yang diharapkan, dan sebgian lagi menjadi asam asetat sehingga pH turun sampai 3,0 – 2,5. Pada pH ini Acetobacter xylinum unggul terjadap bakteri lain, terutama terhadap bakteri pembusuk yang dapat mengganggu pembentukan nata. Tetapi sifat “over oxidizer” bakteri ini mengakibatkan asam asetat diubah menjadi gas CO2 dan air, sehingga kadar asam dalam media berkurang. Peristiwa ini terjadi bila gula dam media telah habis dimetabolisir. Oleh karena itu, inkubasi yang terlalu lama cenderung mengundang kontaminasi.

5. PROSEDUR KERJA
-          Menyaring air kelapa sebnyak 1 liter.
-          Masak sampai mendidih selama 10 menit, jika timbul busa, buang busanya.
-          Tambahkan gula pasir sebanyak 35 gram, aduk hingga rata.
-          Dinginkan sampai suhu kamar.
-          Tambahkan ZA sebanyak 2 gram dan asam acetat glacial sampai mencapai pH 4,5 dengan menggunakan alat pH meter dan aduk sampai rata.
-          Tambahkan bibit cair secara hati-hati dan aduk sampai homogen.
-          Distribusikan ditalang dengan tinggi permukaan 3 – 4 cm.
-          Tutup dengan kertas koran bersih, fermentasikan pada suhu kamar selama 7 hari.

6. DATA PENGAMATAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat di ketahui bahwa nata de coco yang diperoleh kenyal, tebal dan putih.


7. PEMBAHASAN
Pada percobaan pembuatan nata de coco dengan menggunakan air kelapa sebagai media cair tempat tumbuhnya bacteri Acetobacter xylinum karena mengandung bahan-bahan seperti gula, senyawa nitrogen, vitamin dan mineral.
Dalam pembuatan nata de coco harus diperhatikan syarat nata de coco yang baik adalah yang mempunyai massa yang kokoh dan kenyal, tebal, putih dan tembus pandang dan harus diperhatikan suhu inkubasi dan pH medium. Pada proses penambahan asam asetat glacial sebaiknya menggunakan pH meter agar pH air kelapa dapat diketahui secara teliti.
Pada percobaan kali ini setelah difermentasikan selama 7 hari, diperoleh hasil yang kurang baik karena air kelapa yang didistribusikan pada talang terlalu penuh sehingga kertas koran penutupnya tercelup pada air kelapa yang difermentasikan tersebut. Hal ini mungkin disebabkan karena ada gangguan atau terjadi sentuhan atau penggeseran talang selama proses fermentasi.
                                                                                                                                                                                                                                                                
8. KESIMPULAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa nata de coco yang baik adalah nata de coco yang mempunyai massa yang kokoh dan kenyal, tebal, putih dan tembus pandang.
       




DAFTAR PUSTAKA

Tim Penyusun, Petunjuk Praktikum, “Teknologi Bioproses”, Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar.2005

klik juga  artikel dibawah ini 
"PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK", klik :
  http://www.ziddu.com/download/15140048/PENYAKITPARUOBSTRUKTIFKRONIK.pdf.html 
MACAM-MACAM SURAT
http://www.ziddu.com/download/15140046/surat.docx.html 

sterilisasi:                                                                                                                                                          
 http://www.ziddu.com/download/15128796/sterilisasi.pdf.html 
bioetanol dari tandan kelapa sawit :
http://www.ziddu.com/download/15128795/bioetanoltandan.pdf.html 

transfer-gas :
                                                                                                                                                   
 http://www.ziddu.com/download/15128792/transfer-gas.pdf.html 
PROSPEK PRODUKSIBIOET ANOLBONGGOLPISANG Musa :
http://www.ziddu.com/download/15128614 PROSPEKPRODUKSIBIOETANOLBONGGOLPISANGMusa.pdf.html
TEKNIKREAKSI KIMIAII:
http://www.ziddu.com/download/15128789/TEKNIKREAKSIKIMIAII.pdf.html 


densitasair:


























                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              

   http://www.ziddu.com/download/15128788/densitasair.pdf.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar